Penelitian Tanam Jagung di Tanah Gambut, Dekan Faperta Untan Pontianak: Program MBKM Proyek Independen

Faperta Untan Pontianak
Dekan Faperta Untan Pontianak, Prof Dr Ir Denah Suswati MP

 

PENELITIAN tentang penanaman jagung di tanah gambut oleh Aditya Perkasa, mahasiswa semester akhir Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berjalan sukses.

Kesuksesan penelitian Aditya Perkasa tersebut tentunya tidak terlepas dari peran besar Dosen Pembimbingnya, langsung oleh Dekan Faperta Untan Pontianak, Prof Dr Ir Denah Suswati MP.

“Penelitian ini merupakan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Proyek Independen,” jelas Denah Suswati, ditemui di ruang kerjanya, Rabu 21 September 2022.

Denah Suswati menjelaskan, sumber dana penelitian dalam program MBKM ini dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Untan Pontianak.

“Setiap penelitian dosen di Faperta yang didanai DIPA Untan Pontianak wajib mengikutsertakan mahasiswa,” jelas Denah Suswati.

Baca Juga:Mahasiswa Faperta Untan Pontianak Bisa Bikin Jagung Subur di Tanah Gambut, Begini Caranya

Kebetulan Aditya Perkasa yang meneliti penanaman jagung di tanah gambut tersebut merupakan salah seorang mahasiswa yang mendapat bimbingan langsung dari Denah Suswati.

“Untuk 2022 ini 50 mahasiswa yang mengikuti penelitian dosen Faperta Untan Pontianak. Aditya Perkasa itu salah seorang di antaranya,” ungkap Denah Suswati.

Selain hasil penelitian yang bermanfaat untuk masyarakat secara luas, kata Denah Suswati, kegiatan ini juga akan mempercepat mahasiswa Faperta Untan Pontianak untuk menyelesaikan skripsinya.

“Karena mendapat bimbingan langsung secara intensif dari dosennya,” pungkas Denah Suswati.

Baca Juga:Pemanfaatan Cangkang Telur Ayam Sebagai Filter dan Intercropping Jagung dan Karet

Diberitakan sebelumnya, mahasiswa semester akhir Jurusan Ilmu Tanah, Faperta Untan Pertanian, Aditya Perkasa bisa bikin jagung subur di tanah gambut.

Kendati masih terlalu dini menyimpulkan demikian, temuan Aditya Perkasa ini sangat mengagumkan, mengingat jagung sangat peka terhadap tanah gambut yang memiliki tingkat kemasaman tinggi.

Aditya Perkasa bisa bikin tanaman jagung tumbuh subur di tanah gambut setelah melakukan serangkaian eksperimen di lahan Faperta Untan Pontianak.

“Penyiapan tanah gambutnya sejak Mei 2022,” ungkap Aditya Perkasa.

Baca Juga:Program Pendampingan UPSUS Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai Tahun 2016

Ia mempersiapkan 500 Kilogram tanah gambut untuk penanaman jagung. Tanah tersebut dimasukkan ke 54 polibag, masing-masing 10 Kilogram.

“Dari 54 polibag tersebut, kita coba 3 polibag tanpa perlakuan (tanpa lumpur merah dan pupuk kandang ayam-red),” kata Aditya.

Sementara polibag lainnya berisi tanah gambut dikombinasikan dengan lumpur merah dan pupuk kandang ayam.

“Kita lihat perkembangannya. Ternyata jagung yang ditanam di 3 polibag tanpa dikombinasikan dengan lumpur merah dan pupuk kandang ayam itu, mati semua,” ungkap Aditya.

Sementara jagung yang ditanam di tanah gambut yang dikombinasikan dengan lumpur merah dan pupuk kandang ayam, sudah ada di panen.

“Hasilnya dibawa ke Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Faperta Untan Pontianak untuk dianalisa serapan haranya,” kata Aditya.(*)