Lokakarya Kurikulum Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Untan

Kurikulum merupakan nyawa dari suatu program pembelajaran sehingga keberadaannya memerlukan rancangan, pelaksanaan serta evaluasi secara dinamis sesuai dengan perkembangan zaman, kebutuhan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat, maupun pengguna lulusan perguruan tinggi. Program Studi Agribisnis telah mengadakan Lokakarya Penyusunan Kurikulum Prodi Agribisnis acara daring / online dengan tema “Peningkatan Daya Saing Lulusan Melalui Kompatibilitas Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan Era Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Selasa, 28 September 2021 pukul 08.45-12.00. Peserta pada kegiatan adalah civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan stakeholder, lembaga swasta maupun pemerintah (lokal, nasional, dan multinasional) yang bergerak di bidang sub sistem hulu, usahatani, pemasaran, pengolahan, maupun sub sistem penunjang agribisnis.

Terdapat tiga narasumber pada kegiatan lokakarya kurikulum ini. Pertama, Dr. Ir. Suharno, M.Adev, Sekretaris Program Studi Magister Sains Agribisnis, IPB University, dan Dewan Penasihat Asosiasi Agribisnis Indonesia. Kedua, Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D, Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Ketiga Dr. Maswadi, S.P., M.Sc, Ketua Program Studi Agribisnis Universitas Tanjungpura.

Terdapat tiga pokok isu yang menjadi penentu pembentukan kurikulum yang berdaya saing, yaitu (1) employability, (2) non-technical skills necessary for effective at the workplace, (3) the skills needed for an individual to develop his (her) abilities for his (her) further socialization and professional independence. Kurikulum harus bisa menjawab tantangan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) di dalam bisnis, dengan menerapkan kurikulum yang berbasis VUCA (Vision, Understanding, Commitment, and Agility). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dilaksanakan untuk menjawab tantangan VUCA tersebut dengan kegiatan antara lain magang, wirausaha, penelitian, petukaran pelajar, membangun desa. Sejalan dengan itu, Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian bersedia siap menyusun Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dapat meningkatkan daya saing lulusan. (PS)