Lokakarya Kurikulum Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Untan

Kurikulum Ilmu Tanah Selaras IPTEK dan Revolusi Industri 4.0

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan era revolusi industri 4.0 menuntut universitas untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang mampu berdaya saing dan dapat beradaptasi dengan berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi, termasuk pada sumber daya alam dan lahan. Hal tersebut juga menjadi tantangan bagi Program Studi Ilmu Tanah untuk menyusun konsep pembelajaran yang selaras dengan kebijakan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar (MKBM). Sebagai langkah awal dalam penyusunan kurikulum MBKM, telah dilakukan Lokakarya Penyusunan Kurikulum Prodi Ilmu Tanah secara daring dan luring dengan tema “Kurikulum Ilmu Tanah Selaras IPTEK dan Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Senin, 4 Oktober 2021 pukul 08.30 – 12.30 WIB yang diikuti oleh civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan kampus lainnya serta stakeholder terkait seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kantor Lingkungan Hidup, Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, dan instansi swasta yang bergerak di bidang perkebunan, kehutanan dan pertambangan.

Narasumber pada kegiatan lokakarya ini adalah Prof. Dr. Ir. Budi Mulyanto, M.Sc. (Ketua Umum Himpunan Ilmu Tanah Indonesia Pusat), Dr. Mujiyo, S.P., M.P. (APSITI) dan Dr. Ir. Tino Orciny Chandra, M.S. (Ketua Penyusun Kurikulum Prodi ITN UNTAN).

Topik menarik yang menjadi diskusi dalam lokakarya yaitu Peluang Kerja Lulusan Ilmu Tanah, Kerangka Kurikulum Ilmu Tanah Nasional 4.0 serta Kerangka Kurikulum Prodi Ilmu Tanah FAPERTA UNTAN Industri 4.0. Topik tersebut beserta masukan dari stakeholder yang terlibat akan menjadi referensi dalam penyusunan kurikulum Prodi Ilmu Tanah yang akuntable, terintegrasi, transparan, terukur, dapat dilakukan, dapat dievaluasi dan terbuka untuk perbaikan dalam kerangka quality assurance dengan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan) untuk menjawab isu strategis bangsa dan isu global utama sesuai dengan tujuan kebijakan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar.

Faperta Untan Pontianak