
PESERTA PELATIHAN. Mahasiswa Faperta Untan yang menjadi peserta memerhatikan sharing pengalaman yang diberikan Awardee LPDP-S2 DN Regular (PK-249) Magister Teknologi Hasil Perkebunan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Nur Imam Satria STP, di Ruang Sidang Faperta Untan, Minggu 14 September 2025.
PONTIANAK, 14 SEPTEMBER 2025 – Penerima beasiswa atau Awardee LPDP-S2 DN Regular (PK-249) Magister Teknologi Hasil Perkebunan, Universitas Gadjah Mada (UGM), Nur Imam Satria STP mengungkapkan, essai beasiswa itu bersifat personal.
“Kuncinya jujur, karena kita semua punya keunikan dan value masing-masing,” kata Nur Imam Satria saat menjadi Narasumber dalam Pelatihan Penulisan Essai, CV dan Wawancara Beasiswa di Ruang Sidang Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Faperta Untan), Sabtu 14 September 2025.
Nur Imam yang menyampaikan materinya secara online kepada para mahasiswa Faperta Untan yang menjadi peserta pelatihan ini, berkali-kali menegaskan tentang arti penting kejujuran dalam penulisan essai beasiswa tersebut.
Kejujujuran menjadi poin penting ketika hendak melalui tahapan-tahapan dalam penulian essai untuk mendapatkan beasiswa yang diinginkan.
Berikut 6 Tahapan dalam menulis essai beasiswa menurut Nur Imam:
1. Profil Diri dan Motivasi
- Kualitas apa yang menurutmu LPDP cari dari pelamarnya?
- Apa nilai-nilai utama LPDP dan visi misi mereka?
- Keunggulan dan keunikan apa yang ingin kamu bagikan kepada panitia penerimaan?
- Apa motivasi utama kamu dalam memilih program studi yang dituju?
- Bagaimana latar belakang pendidikanmu mendukung aplikasi ini?
2. Prestasi dan Pengalaman
- Prestasi apa yang ingin kamu tunjukkan?
- Nilai jual apa yang akan kamu tulis? (Brainstorm ideas)
- Bagaimana pengalaman profesionalmu mendukung aplikasi ini?
- Bagaimana kamu mengembangkan diri di luar akademik?
- Apa peranmu dalam tim atau organisasi?
3. Isu, Masalah dan Solusi
- Dimulai dari apa masalah yang kamu angkat?
- Kenapa masalah ini penting untuk diselesaikan?
- Apa dampaknya jika tidak diselesaikan?
- Solusi yang kamu tawarkan?
- Apa Skill gap sehingga perlu S2 untuk menyelesaikan masalah ini?
4. Program Studi dan Prospek
- Apa nama program studi yang ingin kamu daftar dengan program LPDP?
- Bagaimana prospek masa depan dari program studi yang kamu tuju?
- Apakah prodi ini memiliki keterkaitan dan dukungan terhadap bidang industri strategis yaitu pangan, energi,
pertahanan, transportasi/IT cyber, atau material maju/teknologi nano? - Bagaimana program studi ini relevan dengan rencana karir kamu?
- Apa yang membuat program studi ini unggul dibandingkan program lain di bidang yang sama?
- Bagaimana program studi ini akan membantu kamu dalam mencapai tujuan jangka panjang?
5. Rencana Pasca Studi
- Apa yang akan kamu lakukan pasca studi dan kembali ke Indonesia?
- Apa tujuan jangka panjang karir kamu?
6. Kontribusi untuk Indonesia
- Apa rencana kontribusi kamu untuk jangka pendek?
- Apa rencana kontribusi kamu untuk jangka menengah?
- Apa rencana kontribusi kamu untuk jangka panjang?
- Bagaimana kamu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat atau industri?(*)
