
PONTIANAK, SABTU 13 SEPTEMBER 2025 – Menulis Essai dan menyusun Curicullum Vitae (CV) untuk mendapatkan beasiswa, bukan sekadar mencantumkan data dan prestasi.
“Melainkan juga tentang bagaimana kita merangkai kisah tentang perjalanan diri dengan cara yang menggugah, meyakinkan dan penuh keaslian,” kata Prof Dr Ir Hj Denah Suswati MP IPU, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Faperta Untan).
Prof Denah menyampaikan hal tersebut saat membuka Pelatihan Penulisan Essai, CV dan Wawancara Beasiswa, di Ruang Sidang Faperta Untan, Sabtu 13 September 2025.
Pelatihan Penulisan Essai, CV dan Wawancara Beasiswa ini untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa, baik dalam maupun luar negeri.
Essai merupakan tulisan yang berisi penjabaran diri dan alasan mengapa layak menerima bantuan keuangan pendidikan atau beasiswa.
Sementara CV adalah dokumen riwayat hidup yang dibuat khusus untuk melamar beasiswa, berfokus pada riwayat pendidikan dan prestasi akademik.
Termasuk pula pengalaman organisasi, keterampilan, dan kegiatan relevan lainnya untuk meyakinkan pihak penyedia beasiswa bahwa pelamar adalah kandidat yang tepat.
“Dalam meraih peluang beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri, Essai dan CV ini ibarat jendela yang memperlihatkan siapa diri kita sesungguhnya, cita-cita, semangat dan nilai yang kita perjuangkan,” jelas Prof Denah.
Sementara sesi wawancara, lanjut Prof Denah, menjadi panggung untuk menunjukkan keyakinan dan kesiapan yang mantap.
“Ketiga keterampilan ini (Essai, CV dan wawancara) tidak muncul secara tiba-tiba. Tetapi dapat melalui pelatihan, bimbingan dan keberanian untuk mencoba,” kata Prof Denah.
Ia berharap, mahasiswa semester 5 dan 7 Faperta Untan yang mengikuti Pelatihan Penulian Essai, CV dan Wawancara Beasiswa ini dapat menemukan cara bercerita yang kuat.
“Sehingga setiap Essai yang ditulis dan CV yang disusun mampu meyakinkan untuk mendapatkan beasiswa,” pungkas Prof Denah.
Sebagai informasi, Pelatihan Penulisan Essai, CV dan Wawancara ini menghadirkan narasumber yang sudah berpengalaman, yakni Juhari SP MSi, Zaki Tauhid Patria BA dan Nur Imam Satria STP.(*)
