
PONTIANAK, RABU 21 MEI 2025 – Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (IKAFTA) membeberkan data pengangguran di hadapan 180 peserta Yudisium Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Faperta Untan).
“Kalau sudah wisuda, kemungkinan bertambah lagi,” kata Ario Sabrang, Perwakilan IKAFTA Untan saat memberikan sambutan dalam Rapat Terbuka Senat Yudisium Periode III TA 2024/2025, di Hotel Orchardz Pontianak, Rabu 21 Mei 2025.
Ario mengungkapkan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2024 terjadi peningkatan jumlah pengangguran. Kemungkinan akan bertambah lagi pada 2025.
Peningkatan jumlah pengangguran tersebut tentunya patut menjadi perhatian mereka yang baru saja lulus dari Faperta Untan.
Lantaran para lulusan Faperta Untan langsung dihadapkan pada ketatnya persaingan untuk masuk atau berkiprah di dunia kerja.
Ario mengaku, sebelum menghadiri Rapat Terbuka Senat Yudisium Periode III TA 2024/2025 Faperta Untan ini, kebetulan juga menghadiri acara Job Fair di Pontianak Convention Center (PCC).
“Isinya, banyak S1 dan D3 bersaing dengan lulusan SMA untuk masuk 82 perusahaan, baik lokal, nasional maupun internasional,” ungkap Ario.
Ia mengungkapkan, perusahaan-perusahaan yang ikut Job Fair di PCC itu menginginkan tenaga kerja yang sudah berpengalaman. Ditandai dengan syarat kepemilikan sertifikat dan lainnya.
“Jadi, kawan-kawan yang sebelumnya hanya kuliah, balik ke rumah, besok kuliah lagi, walaupun lebih cepat selesai, akan sulit masuk ke perusahaan-perusahaan tersebut,” kata Ario.
Ia menyampaikan hal tersebut kepada calon wisudawan Faperta Untan, guna memberikan gambaran terkait betapa ketatnya persaingan untuk masuk dunia kerja.
“Namun kita juga patut bangga, karena cita-cita Pak Presiden Prabowo di antaranya meningkatkan sektor pertanian. Ini peluang yang harus kita ambil,” tegas Ario kepada peserta Yudisium.(*)
