
PONTIANAK, 18 Oktober 2024 – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) akan menggelar Yudisium Periode I Tahun Akademik 2024/2025.
“Panitia Yudisium direkomendasikan mengenakan pakaian Telok Belanga bagi pria dan Baju Kurung bagi perempuan,” kata Dr Rossie Weidya Nusantara SP MSi, saat Rapat Persiapan Yudisium di Ruang Sidang Faperta Untan, Jumat 18 Oktober 2024.
Penggunaan pakaian adat ini bertujuan untuk menghormati budaya lokal, yakni Kota Pontianak sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Yudisium kali ini bertepatan dengan peringatan Bulan Kelahiran Kota Pontianak yang ke-253. Pakaian adat menjadi simbol identitas budaya dan kebanggaan daerah.
Pakaian Telok Belanga merupakan baju tradisional pria yang umum dikenakan di wilayah Melayu.
Sedangkan Baju Kurung adalah pakaian tradisional yang sering dikenakan oleh perempuan di berbagai acara resmi di Pontianak.
Dr. Rossie berharap agar Yudisium berjalan lancar. Ia menekankan pentingnya persiapan panitia agar acara berlangsung tanpa hambatan.
“Segala sesuatu harus disiapkan dengan baik demi kelancaran acara,” tambah Rossie.
Selain pakaian adat, panitia juga menyiapkan rangkaian acara yang melibatkan kalangan mahasiswa Faperta Untan, terutama Unit Kerja Mahasiswa (UKM).
Yudisium akan dilaksanakan di Hotel Orchard Pontianak pada 22 Oktober 2024. Kali ini lebih spesial karena digelar saat Kota Pontianak merayakan Hari Jadinya.
Pihak fakultas telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan segala kebutuhan teknis dan non-teknis acara sudah terpenuhi.
Persiapan logistik, dekorasi dan hiburan juga menjadi bagian dari rapat yang dilakukan hari ini.
Tidak hanya sebatas formalitas, Yudisium kali ini juga akan menjadi momentum untuk meningkatkan rasa cinta budaya lokal di kalangan akademisi.
Melalui kegiatan ini, Faperta Untan ingin berkontribusi dalam pelestarian budaya tradisional Pontianak.
Bagi mahasiswa, Yudisium adalah momen yang sangat dinantikan karena menjadi tanda akhir perjalanan akademik mereka di Faperta Untan.
Momen tersebut tentu akan semakin berkesan dengan sentuhan budaya lokal yang dihadirkan melalui pakaian adat.
Selain penampilan fisik, panitia juga mempersiapkan berbagai acara simbolis untuk menambah kesakralan momen yudisium.
Mulai dari prosesi seremonial hingga sambutan dari pimpinan fakultas telah direncanakan dengan matang.
Sebagai puncak acara, nantinya akan ada prosesi pengalungan medali bagi mahasiswa berprestasi dan penyampaian pidato perpisahan dari perwakilan mahasiswa.
Momen tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu bagian paling emosional dari seluruh rangkaian acara.
Secara keseluruhan, Yudisium Periode I Tahun Akademik 2024/2025 di Faper Untan diproyeksikan akan berjalan dengan khidmat dan penuh makna.
Dukungan dari seluruh pihak diharapkan dapat membawa acara ini sukses dan berkesan.(*)
