180 Poktan Kubu Raya Praktik Membuat Pupuk Organik, Pendampingan Langsung dari Faperta Untan Pontianak

Faperta Untan Pontianak
Dekan Faperta Untan Pontianak, Prof Dr Ir Denah Suswati MP IPU meninjau langsung pendampingan dalam praktik pembuatan bio stimulan di Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis 17 November 2022.

FAKULTAS Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak memberikan pendampingan langsung kepada 180 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Kubu Raya dalam praktik membuat pupuk organik.

“Diberikan kepada semua Poktan di Kabupaten Kubu Raya,” kata Prof Dr Ir Denah Suswati MP IPU, Dekan Faperta Untan Pontianak, ditemui saat meninjau langsung pendampingan petani Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis 17 November 2022.

Denah Suswati menjelaskan, pendampingan kepada petani dalam membuat pupuk organik ini merupakan bagian dari program Matching Fund dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Faperta Untan Pontianak
Dekan Faperta Untan Pontianak, Prof Dr Ir Denah Suswati MP IPU

Dalam program Matching Fund ini, jelas Denah, Kemendikbud Ristek bekerjasama dengan 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Salah satunya Untan Pontianak.

Menurut Denah, pendampingan kepada para petani ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya, yakni pembekalan dan pelatihan kepada 360 mahasiswa Semester V dan VII Faperta Untan Pontianak yang diterjunkan ke Kubu Raya.

“Kegiatan pertama itu berupa pembekalan kepada mahasiswa yang ikut MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) tentang bagaimana meningkatkan produktivitas padi di Kubu Raya,” jelas Denah.

Selanjutnya, kata Denah, pelatihan terhadap 180 Poktan, mahasiswa serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Materinya sama dengan saat pembekalan kepada masyarakat.

“Kali ini kegiatan pendampingan. Artinya implementasi dari pembekalan dan pelatihan yang sudah diberikan sebelumnya. Di sini pendampingannya mengenai pembuatan pupuk organik,” terang Denah.

Dalam kegiatan tersebut, Faperta Untan Pontianak mempraktikkan langsung kepada para petani tentang cara membuat pupuk organik (bio stimulan, kompos dan bokhasi).

“Hari ini kita mempraktikkan itu semua. Kemudian pekan depan, setelah pupuk organik itu jadi, akan ditebar ke lahan petani di sekitar lokasi,” pungkas Denah.(*)