Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Faperta Untan Pontianak, Hanya Profesor Ini yang Lolos Otomatis

Faperta Untan Pontianak
Pemilihan Anggota Senat Wakil Faperta Pontianak, di Aula Faperta Untan Pontianak, Senin 12 September 2022

 

SEJAK pukul 09.00 pada Senin 12 September 2022 hari ini, Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berlangsung tertib dan lancar.

Dosen-dosen Faperta Untan Pontianak dating silih berganti menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Faperta Untan Pontianak Pierode 2022-2026.

Dekan Faperta Untan Pontianak, Prof Dr Ir Denah Suswanti MP mengungkapkan, kandidat Bakal Calon (Balon) dalam Pemilihan Anggota Senat ini 10 orang.

“Nanti 4 orang yang mewakili Faperta menjadi Calon Senat Untan Pontianak yang nantinya akan di-SK-kan oleh Rektor,” kata Prof Dr Ir Denah Suswanti MP, Dekan Faperta Untan Pontianak, ditemui di sela Pemilihan Anggota Senat, Senin 12 September 2022.

Namun, Denah Suswanti mengungkapkan, dosen yang mempunyai hak pilih hanya akan memilih di antara 9 nama. Lantaran salah seorang kandidat sudah dinyatakan lolos secara otomatis.

“Berdasarkan rapat kemarin, satu orang itu tidak dipilih,” kata Denah Suswanti.

Baca Juga:Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Faperta Untan Pontianak 12 September 2022, Ini 9 Nama Calonnya

Ia menjelaskan, salah seorang yang tidak dipilih lagi atau lolos secara otomatis tersebut merupakan seorang Guru Besar.

“Setiap Fakultas diharuskan mengirimkan Calon Senat yang berkualifikasi Guru Besar. Karena Guru Besar Faperta hanya satu orang yang menjadi kandidat, maka lolos secara otomatis,” terang Denah Suswanto.

Adapun Guru Besar yang lolos secara otomatis menjadi salah satu dari 4 Calon Anggota Senat, yakni Prof Dr Ir Gusti Zakaria A MES.

“Jadi hari ini kita hanya memilih 3 calon lagi. Berlangsung dari pukul 09.00 sampai 11.30 WIB,” kata Denah Suswanti.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Faperta Pontianak, Dr Wanti Fitrianti mengungkapkan, hari ini hanya 9 dosen yang menjadi kandidat karena Gusti Zakaria lolos otomatis.

“Mareka merupakan orang-orang yang berhak, karena memenuhi kriteria sesuai tata tertib untuk menjadi Calon Anggota Senat Wakil Dosen,” jelas Wanti.

Persyaratan untuk menjadi kandidat tersebut cukup banyak, di antaranya dosen tetap Faperta Untan Pontianak yang memegang jabatan Rektor Kepala dan SIII.

“Yang punya hak suara dalam pemilihan ini hanya doses tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN),” kata Wanti.

Sebagai informasi, Pemilihan Anggota Senat Wakil Dosen Faperta Untan Pontianak ini berlangsung sesuai asas demokrasi, langsung umum bebas dan rahasia.(*)