3 Wakil Dekan Faperta Dilantik, Ini 5 Catatan Rektor Untan Pontianak

Faperta Untan Pontianak
Dekan Faperta Untan Pontianak Prof Dr Ir Hj Denah Suswati MP IPU (kedua dari kiri) bersama Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Maulidi SP MSc (paling kiri), Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Dra Eva Dolorosa MM MSc (ketiga dari kiri) dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Rossie Wiedya Nusantara SP MSi (paling kanan).

 

 

TEPAT di Bulan Kemerdekaan ini, 3 Wakil Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) dilantik oleh Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof Dr Garuda Wiko SH MSi FCBArb.

Pelantikan 3 Wakil Dekan Faperta besama fakultas lainnya tersebut digelar di Rektorat Untan Pontianak, Kamis 10 Agustus 2023 siang.

Adapun 3 Wakil Dekan Faperta Untan Pontianak periode 2023-2027 yang baru dilantik tersebut terdiri atas:

1. Dr Dra Eva Dolorosa MM MSc, Wakil Dekan Bidang Akademik

2. Maulidi SP MSc, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan

3. Dr Rossie Wiedya Nusantara SP MSi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

“Selamat menjalankan tugas dan memastikan tatakelola di Fakultas masing-masing dapat berjalan sesuai semangat good university governance,” kata Garuda Wiko saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Serah Terima Jabatan Wakil Dekan Periode 2023-2027, di Rektorat Untan Pontianak.

Faperta Untan Pontianak
Wakil Dekan Faperta Bidang Akademik, Dr Dra Eva Dolorosa MM MSc (kanan) mendapat ucapan selamat dari Rektor Untan Pontianak, Prof Dr Garuda Wiko SH MSi FCBArb, usai pelantikan di Rektorat Untan Pontianak, Kamis 10 Agustus 2023.

Garuda Wiko mengungkapkan, sekarang kampus dituntut untuk lebih adaptif dan cepat mengantisipasi perubahan yang kadang-kadang tidak dapat diduga sebelumnya.

Olehkarenanya, Garuda Wiko memberikan 5 catatan penting yang mesti diperhatikan 3 Wakil Dekan Faperta dan fakultas lainnya Periode 2023-2027 yang baru dilantik, yakni:

1. Memastikan Jalannya Perkuliahan

“Kita harus memastikan pelaksanaan jalannya perkuliahan yang akan dimulai pekan depan, 14 Agustus 2023,” kata Garuda Wiko.

2. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

“MBKM membutuhkan berbagai koordinasi dan inovasi,” ingat Garuda Wiko.

3. Persiapan Akreditasi Institusi

“Ini pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan, karena konsekuensinya banyak sekali,” kata Garuda Wiko.

4. Transformasi Untan

Untan Pontianak yang saat statusnya Badan Layanan Umum (BLU) didorong untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum (PTN-BH).

“Dalam pertemuan terakhir, Pak Direktur Kelembagaan sudah menyatakan bahwa Untan termasuk 15 Universitas yang akan didorong menjadi PTN-BH,” ungkap Garuda Wiko.

Menurut dia, transformasi dari BLU ke PTN-BH ini merupakan kabar baik sekaligus tantang besar bagi Untan Pontianak.

“Bapak/ibu Senat mohon dukungan moril maupun pemikiran, untuk mengejar beberapa item standar yang masih perlu kita perbaiki,” ucap Garuda Wiko.

Sebagai informasi, sekor Untan sekarang 306 dari sekor 400 yang tertinggi. Kalau mau aman, menurut Garuda Wiko, minimal mencapai sekor 350.

5. Bekerja dalam Tim

Garuda Wiko mengingatkan, bahwa 3 Wakil Dekan Faperta yang baru dilantik merupakan tim dari Dekan Faperta, Prof Dr Ir Hj Denah Suswati MP IPU.

“Bekerjalah dalam tim. Nilai utama yang kita tetapkan tahun ini adalah kolaborasi. Tidak ada yang bisa kita atas sendiri. Sepintar apapun, sekuat apapun, kita perlu mitra strategis yang punya satu vision,” papar Garuda Wiko.

Dalam kesempatan tersebut Garuda Wiko juga mengingatkan tentang penting imajinasi untuk kemajuan Untan ke depannya.

“Usahakan kita punya gambaran apa yang kita mau. Kalau kita tidak bisa merumuskan kita mau apa, kementerian yang mau bantu kita tidak bisa apa-apa. Karena kita tidak punya imajinasi,” pungkas Garuda Wiko.(*)