Buka Pilmapres NUDC dan KDMI, Prof Denah: Mahasiswa Kurang PD?

Faperta Untan
FOTO BERSAMA. Dekan dan Wakil Dekan Faperta berfoto bersama Panitia, Juri dan Peserta Pilmapres Tingkat Faperta Untan 2026, di Ruang Sidang Faperta, Senin 6 April 2026.

 

PONTIANAK, SENIN 6 APRIL 2026 – Rasa Percaya Diri (PD) mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Faperta Untan) dipertanyakan.

“Apakah mereka (mahasiswa, red) merasa tidak PD,” kata Prof Dr Ir Hj Denah Suswati MP IPU, Dekan Faperta.

Ia mempertanyakan hal tersebut saat membuka Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres), National University Debating Championship (NUDC), Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), di Ruang Sidang Faperta Untan, Senin 6 April 2026.

Faperta Untan
PEMBUKAAN. Dekan Faperta Untan Prof Dr Ir Hj Denah Suswati MP IPU (kiri) saat membuka Pilmapres, NUDC dan KDMI 2026 didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Rossie Wiedya Nusantara SP MSi , di Ruang Sidang Faperta, Senin 6 April 2026.

Prof Denah mengatakan, dengan jumlah total mahasiswa Faperta Untan yang hampir 5.000 orang, hanya sedikit yang mengikuti lomba Pilmapres, NUDC dan KDMI.

“Jumlah yang ikut lomba itu terlalu sedikit, tidak signifikan,” sesal Prof Denah.

Tentunya terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penyebab minimnya mahasiswa yang ikut Pilmapres, NUDC dan KDMI tingkat Faperta Untan tersebut.

Menurut Prof Denah, penyebab mahasiswa tidak ikut bisa saja karena merasa tidak PD. Hal ini tentu sangat disayangkan.

“Padahal (lomba) ini bagian penting dalam membangun potensi mahasiswa,” ucap Prof Denah.

Menurutnya, dengan menjadi peserta Pilmapres, NUDC dan KDMI, bukan hanya akan berdampak positif dari sisi akademik.

“Lomba ini juga membangun kreativitas, sportivitas, kerjasama dan daya saing. Berbagai hal yang sangat penting untuk terjun ke masyarakat kelak,” jelas Prof Denah.

Selain itu, tambah Prof Denah, lomba ini juga menjadi ajang silaturrahmi, saling kenal, dan lainnya, baik antarmahasiswa maupun mahasiswa dengan dosen.

Di tempat yang sama, Wakil Dekan Faperta Untan Bidang Kemahasiswa dan Alumni, Dr Rossie Wiedya Nusantara SP MSi mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Rossie, terdapat beberapa hal yang menyebabkan berkurangnya jumlah peserta. Di antaranya, jadwal pelaksanaan yang dipercepat secara mendadak. Sehingga bentrok dengan pelaksaan Ujian Tengah Semester (UTS).

Berkurangnya jumlah peserta ini, kata Rossie, hendaknya menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Ia berharap Dosen, Tendik, Koordinasi Prodi, Pendamping dan lainnya dapat lebih mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam Pilmapres, NUDC dan KDMI.(*)