
PONTIANAK, SELASA 1 JULI 2025 – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dihapus. Kini berganti wajah menjadi Program ‘Magang Berdampak’.
“Tetapi tidak menghilangkan esensi dari kegiatannya,” kata Dedi Wijayanto ST MT, Koordinator Program Magang Berdampak, Inisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dedi menyampaikan hal tersebut saat Sosialisasi Program Magang Berdampak secara online dan offline di Ruang Sidang Faperta Untan Pontianak, Selasa 1 Juli 2025.
Bahkan, menurut Dedi, program Magang Berdampak ini sebenarnya mirip MBKM di era Mendikbud Nadiem Makarim tersebut. Bisa disebut sebagai model baru.
“Adik-adik nanti akan diperkenalkan dengan dunia kerja,” kata Dedi di hadapan mahasiswa yang menjadi peserta sosialisasi, baik Dalam Jaringan (Daring) maupun Luar Jaringan (Luring).
Seperti diketahui, Program Magang Berdampak ini memiliki beberapa tujuan yang tidak jauh berbeda dengan MBKM, di antaranya:
- Memberikan pengalaman kerja langsung kepada mahasiswa.
- Mendorong mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat dan industri.
- Meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan zaman.
- Membangun kemitraan strategis antara Perguruan Tinggi dengan dunia kerja.
- Mengintegrasikan program magang ke dalam kurikulum berbasis capaian pembelajaran
Adapun manfaat Program Magang Berdampak ini, di antaranya:
- Mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan program studinya.
- Mahasiswa mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
- Mahasiswa membangun jaringan profesional dengan praktisi industri.
- Perguruan tinggi dapat memperkuat hubungan dengan dunia industri.
- Masyarakat dan industri mendapatkan manfaat dari kontribusi mahasiswa.(*)
