Ilmu Tanah

13 March 2016
SEJARAH PRODI ILMU TANAH
Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UNTAN merupakan pengembangan dari Bidang minat Ilmu Tanah yang dibentuk pada 1992. Pada awalnya bidang minat ini berada di bawah naungan Program Studi Agronomi Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNTAN. Pada Tahun 1999, berdasarkan SK Dirjen DIKTI No. 251/DIKTI/KEP/1999 tanggal 24 Mei 1999 terbentuklah Program Studi Ilmu Tanah. Pada tanggal 4 September 2001, menyusul SK Dirjen DIKTI No. 133/DIKTI/Kep/2001 yang menyatakan pembentukan Jurusan Ilmu Tanah.
Sejak dikeluarkannya SK Dirjen DIKTI Nomor:163/DIKTI/Kep/2007, tentang Penataan dan Kodifikasi Program Program Studi pada Perguruan Tinggi,  Program Studi Ilmu  Tanah  di Fakultas Pertanian dilebur ke dalam Program Studi Agroteknologi. Namun berawal pada tahun 2009, para stakeholder yang terkait dengan pentingnya peranan Program Studi Ilmu Tanah dalam manajemen dan pembangunan sumber daya lahan berkelanjutan melakukan usaha-usaha pengaktifan kembali program studi ilmu tanah. Mulai dari  Kongres  Himpunan  Ilmu  Tanah  Indonesia (HITI) pada  tanggal  6 s.d. 8 Desember 2011 di Kampus UNS Solo bertema: “Tanah untuk Kehidupan yang Berkualitas”, menghasilkan keputusan terpenting yakni mengusulkan untuk segera kembali mengaktifkan pendidikan Ilmu-ilmu Tanah di Indonesia dalam bentuk Program Studi Ilmu Tanah (ITN). Puncaknya saat Seminar Nasional dan Rapat Dekan Bidang Ilmu-Ilmu Pertanian Badan Kerjasama Wilayah Barat pada tanggal 19 s.d. 20 Maret 2013 di Pontianak dengan dikeluarkannya Rekomendasi para Dekan untuk pengaktifan kembali Prodi Ilmu Tanah.
Rektor Universitas Tanjungpura mendukung sepenuhnya langkah ini dengan mengirim surat Nomor 4782/UN22/DT/2013 tanggal 22 Maret 2013 ke Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Akhirnya, dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 143/E/O/2013  tentang Penetapan Kembali Izin Penyelenggaraan Program Studi Ilmu Tanah (S1) pada Universitas Tanjungpura di Pontianak, mulai tanggal 22 April 2013 Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Untan resmi aktif kembali.
       
VISI ILMU TANAH
Tahun 2020 Program Studi Ilmu Tanah Terkemuka dalam Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengembangan IPTEK Produktivitas Sumberdaya Lahan Berkelanjutan
       
MISI ILMU TANAH
1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan yang Unggul, Profesional dan Terpercaya
2. Mengembangkan IPTEK Produktivitas Sumberdaya Lahan yang Bermanfaat Bagi Masyarakat
       
TUJUAN ILMU TANAH
1. Menghasilkan Lulusan Ilmu Tanah Bermoral dan Berdaya Saing Tinggi 
2. Menghasilkan Karya Ilmiah Menjadi Referensi Nasional dan Internasional
3. Memberikan Layanan Manajemen Akademik Terbaik
       
MATA KULIAH
Mahasiswa PS Ilmu Tanah memiliki kompetensi sesuai dengan mata kuliah dengan penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (SK. Rektor Nomor 886/DT/2010). Kompetensi lulusan pada PS Ilmu Tanah sesuai deskriptor KKNI Program S1 Level 6 (PP No. 8 Tahun 2012 Tanggal 17 Januari 2012). Kompetensi ini ditetapkan secara nasional sejak tahun 2012 melalui Pertemuan Anggota HITI (Himpunan Ilmu Tanah dan Pertanahan Indonesia) tentang Perumusan Learning Outcome KKNI PS Ilmu Tanah se-Indonesia pada tanggal 25 Februari 2012 di Bogor. Kompetensi lulusan PS Ilmu Tanah adalah :
1. Mampu menjadi Asisten Manajer Produktivitas Sumberdaya Lahan
2. Mampu menjadi Asisten Ahli Evaluasi Lahan dan Perencanaan Wilayah
3. Mampu menjadi Asisten Peneliti Produktivitas Sumberdaya Lahan
4. Mempu menjadi Pelaksana Survei dan Pemetaan Lahan
5. Mampu menjadi Wirausahawan Pertanian dan Perkebunan
6. Mampu menjadi Fasilitator Masyarakat Pertanian dan Perkebunan
       
Kompetensi ini akan tercapai setelah mahasiswa menempuh SKS Total mata kuliah di Prodi Ilmu Tanah UNTAN , yakni 145 SKS.
       
MATA KULIAH BEBAN SKS
T P J
1.    Agama 3 0 3
2.    Pancasila dan Kewarganegaraan 3 0 3
3.    Bahasa Inggeris 2 1 3
4.    Bahasa Indonesia 3 0 3
5.    Pengantar Ilmu Pertanian 2 0 2
6.    Dasar-dasar Agronomi 2 1 3
7.    Aplikasi Komputer 0 2 2
8.    Dasar-dasar Manajemen 2 0 2
9.    Statistika 2 1 3
10.  Dasar-dasar Klimatologi 2 1 3
11.  Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 2 1 3
12.  Dasar-dasar Ilmu Tanah 2 1 3
13.  Geologi dan Mineralogi Tanah 2 1 3
14.  Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian 1 1 2
15.  Pengantar Ekonomi Pertanian 2 0 2
16.  Perancangan Percobaan 2 1 3
17.  Fisika Tanah 2 1 3
18.  Kimia Tanah 2 1 3
19.  Biologi Tanah 2 1 3
20.  Agrohidrologi 2 1 3
21.  Morfologi dan Klasifikasi Tanah 2 1 3
22.  Konservasi Tanah dan Air 2 1 3
23.  Metode Ilmiah 2 1 3
24.  Ekologi Tanah 2 1 3
25.  Bahan Organik Tanah 2 1 3
26.  Karakteristik dan Dinamika Lahan Basah dan Gambut 3 1 4
27.  Geomorfologi dan Analisis Lansekap 2 1 3
28.  Pengantar Hukum Agraria dan Kadaster 2 0 2
29.  Kapita Salekta 0 2 2
30.  Cekaman Lingkungan pada Tanaman 2 1 3
31.  Teknik Analisis Tanah dan Tanaman 1 2 3
32.  Irigasi dan Drainase Pertanian 2 1 3
33.  Kesuburan Tanah 2 1 3
34.  Bioteknologi Tanah 2 1 3
35.  Ekosistem Lahan Basah dan Gambut 2 1 3
36.  Mekanisasi Pertanian 2 1 3
37.  Manajemen Tanah dan Air 2 1 3
38.  Produktivitas Lahan Basah dan Gambut 2 1 3
39.  Teknologi dan Manajemen Pupuk 2 2 4
40.  Manajemen Produksi Tanaman Pertanian 3 2 5
41.  Survei dan Pemetaan Tanah 1 2 3
42.  Kualitas dan Kesehatan Tanah 3 1 4
43.  Manajemen Daerah Aliran Sungai 2 1 3
44.  Reklamasi dan Tata Air Lahan Basah dan Gambut 2 1 3
45.  Evaluasi Lahan dan Perencanaan Wilayah 3 2 5
46.  KKN/Magang 0 2 2
47.  Seminar dan Artikel Ilmiah Hasil Penelitian 0 2 2
48.  Skripsi 0 6 6

 

Lebih Lengkapnya Mengenai Prodi Ilmu Tanah, bisa dilihat disini