Silabus Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

21 February 2019 | administrator

SILABUS PROGRAM STUDI MAGISTER AGROTEKNOLOGI

Smt

Kode MK

Nama Mata Kuliah

Bobot SKS

   

MATA KULIAH WAJIB

 

I

PTU 611

Agroekologi

3

PTAT 612

Sistem Produksi Pertanian

3

PTAT 613

Bioteknologi Pertanian Terapan

3

PTAT 614

Interaksi Hara & Tanaman

3

PTAT 615

Metode Penelitian

3

PTAT 617

Kapita Selekta Agroteknologi

3

     
   

Total SKS semester I

18

II

PTAT 621

Tanaman Tropik Unggulan

3

 

PTAT 622

Pertanian Berkelanjutan

3

 

PTAT 623

Fisiologi Cekaman

3

 

PTAT 624

Pengendalian Hama Terpadu

3

   

MATA KULIAH PILIHAN

 
 

PTAT 625

Agroforestri

3

 

PTAT 626

Pengembangan Agens dan Bahan Hayati

3

 

PTAT 627

Teknik Aplikasi Mikroba Tanah

3

   

SKS MK Pilihan minimum

3

   

Total SKS semester II

15

 

PTU 631

Kolokium

1

 

PTU 101

Seminar

1

 

PTU 702

Penelitian dan Tesis

6

Total SKS

41

(PTU 611) Agroekologi (3 sks)

Tujuan : memahami ekologi secara umum sebagai dasar berfikir untuk mengelola lahan pertanian secara bijak sesuai prinsip-prinsip ekologi.

Deskripsi: mampu mendiskripsikan ekologi secara umum beserta komponennya yang bermanfaat untuk pengelolaan tanaman secara bijak. Memaparkan interaksi antara tanaman dan lingkungan serta manipulasi budidaya tanaman untuk mencapai produksi yang optimal tanpa merusak lingkungan pertanian.

(PTAT 612) Sistem Produksi Pertanian (3 sks)

Sistem produksi pertanian berhubungan dengan sejarah atau budaya manusia. Usaha pertanian adalah salah satu jenis usaha untuk mengambil hasil dari alam dengan disertai usaha untuk meperbaharui apa yang telah diambil. Perkembangan sistem produksi pertanian dari yang hanya mengambil hasil dari alam tanpa ada usaha untuk memproduksi kembali sampai dengan bioteknologi dalam pertanian. Bertambahnya jumlah penduduk dan perkembangan ilmu dan budaya, maka berkembang pula sistem produksi pertanian.

(PTAT 613) Bioteknologi Pertanian Terapan (3 sks)

Tujuan :    Memahami peran bioteknologi dalam bidang pertanian (peningkatan produksi dan ketahanan terhadap gangguan OPT)

Deskripsi: Memaparkan dan menjelaskan penggunaan bioteknologi dan perkembangannya di bidang pertanian, manfaat dan kendala penerapan bioteknologi di berbagai bidang pertanian khususnya untuk kondisi Kalbar dan Indonesia, penerapan bioteknologi di bidang perlindungan (hama dan penyakit) tanaman

(PTAT 614) Interaksi Hara & Tanaman (3 sks)

Membahas keperluan hara bagi tanaman serta usaha yang dilakukan untuk mencukupi hara bagi tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Memilih tanaman yang sesuai dengan hara yang tersedia pada lahan-lahan yang ada. Gejala tanaman yang kekurangan hara dan analisis yang dilakukan untuk  mengatasi dampak kekurangan hara

(PTAT 615) Metode Penelitian (3 sks)

Membahas dasar-dasar perancangan penelitian dan penyajian ilmiah, aplikasi perancangan percobaan seperti rancangan acak lengkap, rancangan kelompok, rancangan faktorial, respond surface methodology (RSM), principal component analysis (PCA), dan teknik pengumpulan data melaluifocus group discussion (FGD), in-depth interview (IDI) dan kuesioner termasuk uji validasi dan reliabilitas kuesioner. Dibahas pula pola berpikir ilmiah, etika ilmiah dan plagiarisme dalam melakukan penelitian dan penulisan ilmiah, teknik penulisan karya ilmiah menurut kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar seperti membuat usulan penelitian, usulan magang/praktek lapang, makalah ilmiah, laporan magang/praktek lapang, skripsi, artikel untuk jurnal ilmiah, dan karya ilmiah populer, termasuk teknik membuat ilustrasi, sitasi dan kepustakaan. Cara penyajian karya ilmiah yang meliputi pembuatan bahan presentasi dan teknik presentasi oral dan poster juga dibahas.

(PTAT 617) Kapita Selekta Agroteknologi (3 sks)

Tujuan : memberikan pemahaman terkait kemajuan dunia pertanian, serta contoh nyata perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pertanian

Deskripsi: Bidang hama penyakit terkait cakupan perkembangan pengelolaan OPT, isu aktual terkait OPT dan peran bioteknologi dalam pengendalian OPT. Bidang budidaya mencakup konsep budidaya tanaman yang mutakhir dan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi untuk mencapai produksi pertanian yang tinggi, sesuai dengan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan.

(PTAT 621) Tanaman Tropik Unggulan (3 sks)

Peran budidaya tanaman unggulan dalam pembangunan pertanian dan perkebunan, meliputi ekologi, pembibitan, penanaman, pemeliharaan. Peran tanaman tropik unggulan untuk kemajuan wilayah, serta dampaknya terhadap perekonomian petan

(PTAT 622) Pertanian Berkelanjutan (3 sks)

Merupakan gerakan pertanian menggunakan prinsip ekologi, studi hubungan antara organisme dan lingkungannya. Pertanian berkelanjutan telah didefinisikan sebagai sebuah sistem terintegrasi antara praktik produksi tanaman dan hewan dalam sebuah lokasi dan dalam jangka panjang. Pertanian berkelanjutan menggambarkan sistem pertanian yg mampu mempertahankan produtivitasnya dan manfaatnya pada masyarakat untuk jangka waktu yg tidak terbatas.

(PTAT 623) Fisiologi Cekaman (3 sks)

Tanaman dapat hidup pada semua kondisi lingkungan yang ada, namun untuk berproduksi dengan baik tidak semua tanaman dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungannya. Cekaman fisiologis dapat diatasi tanaman dengan berbagai cara. Berbagai cara tanaman beradaptasi dengan cekaman tanah masam, genangan air, kekeringan, tanah salin, alkalin, suhu ektrim, dan cahaya intoleran dicarikan jalan keluarnya agar memberikan manfaat untuk meningkatkan produksi tanaman.

(PTAT 624) Pengendalian Hama Terpadu (3 sks)

Konsep dan komponen PHT, populasi dan pertumbuhan populasi hama, ambang ekonomi, pola dan laju perkembangan penyakit dalam kaitan pengendalian, pendekatan pengendalian didasarkan pada perkembangan penyakit.

(PTAT 625) Agroforestri (3 sks)

Pengertian agroforestri, sistem agrofoprestri dan prakteknya membicarakan klasifikasi, penyebaran agroforestri di tropis, ladang berpindah, kombinasi pohon dan tanaman pangan, alley croping dan lain-lain, jenis tanaman dan manfaat ganda pada agroforestri, prinsip produksi tanaman dan spesies pohon dan tanaman dalam agroforestri lahan basah. Produksi tanah dan proteksi : klasifikasi tanah, pengaruh pohon pada tanah, siklus hara di daerah tropis dan bahan organik, siklus hara pada sistem agroforestri, kualitas serasah dan dekomposisi fiksasi N, konservasi tanah. Disain dan evaluasi sistem agroforestri :  metodologi diagnosa dan disain. Percobaan lapang. Pertimbangan ekonomi dan sosial. Evaluasi sistem agroforestri.

(PTAT 626) Pengembangan Agens dan Bahan Hayati (3 sks)

Tujuan : Bisa memahami, memanfaatkan dan mengembangkan agens dan bahan hayati lokal dalam pengendalian OPT

Deskripsi: Peran dan mekanisme agens hayati dan pestisida botani dalam mengendalikan hama dan penyakit; upaya meningkatkan kemampuan dan kebugaran agens hayati; keselamatan, regulasi, penggunaan dan pembuatan formulasi agens hayati;  potensi dan kendala dalam pemanfaatan agens hayati; monitoring dan evaluasi kerja agens hayati; tumbuhan berpotensi sebagai insektisida dan cara pemanfaatannya dalam pengendalian hama; peran insektisida botani dalam PHT.

(PTAT 627) Teknik Aplikasi Mikroba Tanah (3 sks)

Tujuan : Memahami dan menjelaskan peran dan mekanisme mikroba tanah dalam meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman, isolasi, penggunaan dan pengembangannya dalam mendukung pertanian berkelanjutan

Deskripsi : Menjelaskan peran dan mekanisme mikroba (cendawan dan bakteri) dalam meningkatkan kesuburan tanah dan membantu pertumbuhan tanaman, peran sebagai dekomposer, pelarut P, menjerap N baik simbiotik dan non simbiotik, PGPR

(PTU 631) Kolokium (1 sks)

Seminar proposal untuk mendapatkan masukan dari para pakar dibidangnya (pembimbing dan penguji serta mahasiswa ataupun peserta seminar lainnya) terkait dengan rencana penelitian yang akan dilakukan. Mengasah kemampuan mengemukakan ide terkait penelitian yang akan dilakukan serta mempertahankan dihadapan peserta seminar.

(PTU 101) Seminar (1 sks)

Seminar merupakan kegiatan mahasiswa mempresentasikan dan mendiskusikan hasil penelitiannya di hadapan dosen pembimbing, penguji, mahasiswa dan stake holders lainnya. Mahasiswa juga diwajibkan menghadiri presentasi hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa lainnya, yang akan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang berbagai topik penelitian, alat analisis, dan lainnya.

(PTU 702) Penelitian dan Tesis (6 sks)

Tugas akhir mahasiswa S2 dalam bentuk karya tulis yang umumnya didasarkan kepada bahan-bahan bacaan dan/atau penelitian lapangan. Pelaksanaan penelitian tesis mahasiswa berpedoman kepada rencana penelitian dengan persetujuan Dosen Pembimbing.

 

Informasi

Format Halaman Pengesahan

13 June 2016 | administrator

Lomba Riset Sawit Mahasiswa 2018

13 April 2018 | administrator

Punya pendapat atau tulisan yang ingin di tampilkan di halaman web fakultas Pertanian? Silahkan kirim tulisan kalian disini.

Tulis Opini